Sebuah studi di Inggris yang dilaporkan melalui National Diabetes Audit menemukan jika orang yang mengalami diabetes lebih mungkin juga memiliki risiko mengalami serangan jantung.

Kenaikan risikonya mencapai 50 % dibanding dengan orang yang tidak memiliki diabetes. Selain itu, penderita diabetes juga mengalami peningkatan risiko untuk mengalami stroke dan angina. Dalam studi tersebut terdapat 14.599 pasien diabetes diketahui pernah mengalami serangan jantung. Didukung penelitian lain oleh Dr Suzanne Steinbaum dari Lenox Hill Hospital di New York mengemukakan jika risiko akan lebih besar diturunkan pada wanita yang menderita diabetes.

Wanita yang mengidap diabetes lebih berisiko mengalami stroke dan penyakit jantung. Peringatan ini disampaikan Menurut Dr Steinbaum, saat menopause wanita kehilangan estrogen yang bisa melindungi dari faktor risiko penyakit diabetes. Dalam jangka panjang, diabetes merusak arteri dan memicu masalah jantung. Dalam penelitian ini, Dr Gang Hu dari Pennington Biomedical research Center di Baton Rouge menganalisis data dari 11.000 pria dan 19.000 wanita.

Selama tujuh tahun penelitian diketahui, ada 3.000 partisipan terkena stroke. Berdasarkan pantauan kadar gula darah mereka, wanita yang merupakan pasien diabetes memiliki risiko untuk terkena stroke hingga 19 – 45 persen lebih tinggi dibandingkan wanita yang bukan pasien diabetes. Risiko pada wanita yang mengalami menopause bahkan lebih tinggi dibandingkan wanita yang lebih muda. Dari penelitian ini diketahui, wanita yang memiliki diabetes juga lebih kemungkinan memiliki tingkat kolesterol dan tekanan darah lebih tinggi dibandingkan dengan pria yang memiliki diabetes.